Tuhan Yesus pernah memberikan perumpamaan tentang benih di Lukas 8. Dari cerita tersebut kita mengetahui bahwa ada empat jenis tanah, yang merupakan perumpamaan hati kita. Tiga kondisi membuat benih tersebut tidak tumbuh atau tumbuh sebentar lalu mati. Pertanyaannya, jika secara sederhana dibagi dalam prosentase, maka peluang agar benih firman dapat tumbuh hanya 25% atau seperempat. Apakah memang sesusah itu? Kedua, bagaimana memiliki kondisi hati yang benar, sehingga firman tersebut tumbuh di tanah yang subur? Continued…
Posted in God's Kingdom, Life Paradigm.
Tagged with Christianity, Community, Daily Living, Intimacy With God.
By Victor Lipesik
– 14 April 2012

*) Dipublikasikan pada Progress News SMCC Edisi April 2012
Menikah merupakan salah satu hal terpenting dalam hidup manusia. Ada yang merencanakan untuk menikah setelah mapan. Namun tidak sedikit yang memutuskan di usia muda. Semua memiliki alasan yang kuat untuk bersatu dengan belahan jiwanya. Dengan menikah, seseorang berharap untuk menjadi utuh secara pribadi. Continued…
Posted in God's Kingdom.
Tagged with Intimacy With God, Love-Sex-Dating, Marketplace.
By Victor Lipesik
– 3 April 2012
Apakah kita termasuk orang yang pernah bertanya-tanya, “Mengapa manusia tidak boleh memakan buah pengetahuan yang baik dan jahat?” Memang dengan memakan buah tersebut akhirnya manusia jatuh dalam dosa. Tapi pertanyaan lebih lanjutnya adalah “Ada apa dengan buah itu sehingga manusia tidak boleh memakannya?” Atau mungkin kita pernah bertanya, “Jikalau buah itu dilarang dimakan, mengapa Tuhan buat pohon itu tumbuh di taman Eden?” Continued…
Posted in Life Paradigm, Quality & Creativity.
Tagged with Christianity, Community, Daily Living, Intimacy With God.
By Victor Lipesik
– 26 March 2012
Jika ditanya, “Apa sih integritas itu?” atau “Bagaimana membedakan antara orang yang berintegritas atau tidak?”, maka kita sering menjawab bahwa secara mudah, jika seseorang melakukan sesuatu yang berbeda dengan kata hatinya, maka ia tidak berintegritas. Hal itulah yang seringkali kita yakini bukan? Continued…
Posted in Life Paradigm.
Tagged with Daily Living, Leadership, Marketplace.
By Victor Lipesik
– 13 March 2012
Buku ke-2 karangan Malcolm Gladwell ini bercerita tentang bagaimana kesan pertama, atau pikiran pertama yang muncul dalam benak kita di segala hal ternyata sangat penting. Malcolm Gladwell sendiri merupakan salah satu penulis favorit saya. Yang membuat buku ini menarik adalah, sama seperti ‘Tipping Point‘, berisi tentang banyak penelitian yang berbau psikologis, bahkan yang merupakan hal baru di bidang ini. Namun bagi saya, dua hal yang menarik adalah penjabaran khas Malcolm Gladwell yang begitu teratur dan detil serta kesimpulan yang dapat diambil dari buku ini.
Buku ini bercerita tentang bagaimana kesan pertama seseorang dapat menentukan keseluruhan proses yang terjadi selanjutnya. Setiap manusia, disadari atau tidak akan selalu memiliki dan melakukan hal ini. Masalahnya, jika kita menyadari tentang pentingnya serta kekuatan kesan pertama ini, maka kita dapat menjadikannya senjata, namun jika sebaliknya bisa jadi hal ini justru akan balik menyerang dan merugikan kita. Continued…
Posted in Books.
Tagged with Community, Daily Living, Marketplace.
By Victor Lipesik
– 1 March 2012
Secara tidak sadar, saat ini Kekristenan telah memasuki sebuah masa kemerosotan. Apa yang menjadi fokus dan dianggap penting oleh Yesus justru saat ini tidak terlalu diperhatikan oleh jemaat. Sebagai contoh, semasa hidupnya, dari awal pelayananNya (Matius 4:17) sampai detik-detik terakhir menjelang kenaikanNya (Kisah Para Rasul 1:3), Ia terus memberitakan tentang Kerajaan Allah. Tapi bagaimana dengan sekarang? Masihkah Kerajaan Allah menjadi fokus utama pemberitaan (injil)? Continued…
Posted in God's Kingdom, Life Paradigm.
Tagged with Christianity, Daily Living, Intimacy With God.
By Victor Lipesik
– 20 February 2012
Sebuah judul yang kontroversial memang. Tetapi, sebelum dinilai, mari coba kita pahami apa maksud Alkitab tentang hal ini. Alkitab yang berisi Firman Allah tentunya adalah pernyataan Kasih Allah atas manusia. Alkitab berisi asal mula manusia diciptakan, proses kehidupan manusia sampai akhirnya tujuan hidup manusia. Mungkin tidak semua akan dibahas, karena akan memakan waktu yang sangat panjang, tetapi mari kita coba melihat beberapa di antaranya.
Continued…
Posted in God's Kingdom, Life Paradigm.
Tagged with Christianity, Community, Intimacy With God.
By Victor Lipesik
– 9 February 2012
Mungkin kita sering bertanya, mengapa iman, pengharapan dan kasih disandingkan dalam sebuah perbandingan oleh Rasul Paulus di 1 Korintus 13:13. Bahkan disebutkan bahwa yang terbesar di antaranya adalah kasih. Bagiku pribadi, hal ini juga sempat menjadi satu pertanyaan. Namun setidaknya, ada jawaban yang dapat menjadi panduan mengenai hal ini. Continued…
Posted in God's Kingdom, Life Paradigm.
Tagged with Change The World, Christianity, Community, Daily Living, Intimacy With God.
By Victor Lipesik
– 21 January 2012
*) Dipublikasikan pada Progress News SMCC Edisi Desember 2011
Dalam edisi sebelumnya disebutkan tentang sebuah ungkapan yang berkata, “Kesempurnaan seorang pria dan kesempurnaan dengan Kristus adalah hal yang sama”. Saat kita merenungkan hal ini lagi, kita akan mencapai sebuah kesimpulan bahwa Kristus adalah seorang PRIA yang SEMPURNA. Ada dua kata kunci yang harus kita pahami, yaitu pria dan sempurna. Hal ini juga berarti bahwa jika pria-pria ingin menjadi sempurna (baca: dewasa secara keseluruhan) maka ia harus meneladani Kristus.
Untuk memahami hal ini, kita perlu merenungkan bagaimana cara Kristus hidup di dunia. Mengapa di dunia? Karena saat itu, Kristus ialah Allah dan manusia seutuhnya. Ia juga rentan terhadap dosa dan kesalahan, sama seperti kita. Namun bagaimana sebenarnya kehidupan Kristus di dunia? Continued…
Posted in God's Kingdom, Life Paradigm.
Tagged with Christianity, Intimacy With God, Leadership.
By Victor Lipesik
– 9 January 2012
Selamat Natal 2011 dan Tahun Baru 2012! Momen natal selalu menjadi sesuatu yang indah, menarik, agung dan khidmat. Sama seperti waktu Natal pertama kali datang ke dunia. Waktu itu, di padang Efrata malaikat menyanyikan suatu lagu,
“Kemuliaan bagi Allah di tempat yang mahatinggi dan damai sejahtera di bumi di antara manusia yang berkenan kepada-Nya.”
Suatu bait yang dicatat dalam Lukas 2:14. Mungkin kita jarang memperhatikan hal ini. Namun, buat saya, jika para malaikat menyanyikan hal itu, maka setidaknya itu pastilah hal yang penting, atau bahkan itu adalah suatu kebiasaan di Sorga dan suatu kebenaran yang hendak Allah nyatakan. Continued…
Posted in God's Kingdom, Life Paradigm.
Tagged with Christianity, Daily Living, Leadership.
By Victor Lipesik
– 25 December 2011
Follow Me!